La Tansa, 16/01/2012
Sabtu-Ahad, 14-15 Januari kemarin Pondok Pesantren (Pontren) La Tansa menerima Muhibah (kunjungan ukhuwah) dari Pontren Daarul Ahsan Jayanti, Tangerang dalam rangka Studi Banding di Pontren La Tansa. Rombongan Daarul Ahsan yang terdiri dari dewan guru dan pengurus Ikatan Pelajar Pondok Pesantren Daarul Ahsan (IP3DA) dan Ikatan Pelajar Putri Pondok Pesantren Daarul Ahsan (IP4DA) datang sekitar pukul 15.20 diterima langsung oleh staf Sekretariat Pesantren, Ketua Bagian Pengawasan Disiplin Santri (BPDS) putra besert staf, staf BPDS putri, dan para ketua bagian di lingkungan Organisasi Santri Ikhwanush Shofa (OSIS) putra dan putri Pontren La Tansa. Rombongan berjumlah 103 orang; terdiri dari pengurus IP3DA 39 orang, pengurus IP4DA 54 orang dan dewan guru 10 orang.
Pertandingan sepak bola persahabatan anatar pengurus IP3DA dan pengurus OSIS putra pun dimulai mengawali agenda studi banding, kemudian dilanjutkan dengan istirahat, sholat dan makan malam. Selepas sholat Isya para tamu ikut hadir menyaksikan Nihai Show putra bersama para santri dan dewan guru Pontren La Tansa. “Kami juga ingin sharing bagaimana pertunjukan Nihai Show di Pondok Pesantren La Tansa, supaya kami juga mendapatkan inspirasi untuk pelaksanaan acara serupa di pesantren kami”, ujar salah satu pengurus IP3DA yang hadir pada malam itu.
Acara pembukaan bertempat di Masjid Mas’adul Husein dimulai seusai sarapan pagi, tepatnya pada pukul 09.00 WIB. Dalam sambutannya, Ketua rombongan Pontren Daarul Ahsan Ust. Syafruddin menyampaikan ucapan terima kasih atas penyambutan keluarga besar Pontren La Tansa. Tujuan utama dari kunjungan ini adalah dalam rangka menguatkan ikatan silaturahmi dengan pontren La Tansa, demikian ungkapnya. Beliau juga menyampaikan keinginan rombongan untuk sharing tentang manajemen organisasi santri di Pontren La Tansa. Hal tersebut ditanggapi oleh pemimpin Pontren La Tansa KH. Adrian Mafatihullah Kariem, MA dalam sambutannya bahwa pontren La Tansa masih dalam proses belajar, pontren La Tansa masih berupaya untuk terus tumbuh dan berkembang, pontren La Tansa juga masih banyak belajar dari pondok pesantren lain. Beliau juga berpesan kepada seluruh pengurus bahwa mengurus santri di pondok pesantren butuh kesabaran, ketekunan dan keikhlasan. “Para pengurus harus menjadi teladan yang baik bagi adik-adik kelasnya”, pesannya.
Selepes acara pembukaan, agenda studi banding dilanjutkan dengan Sharing Keorganisasian antara pengurus IP3DA, IP4DA dan pengurus OSIS yang dilakukan per bagian, kemudian dilanjutkan dengan Dialog Umum yang dihadiri seluruh bagian di satu tempat. Dari pengurus OSIS Pontren La Tansa hadir pada acara Sharing dan Dialog Keorganisasian ini pengurus inti OSIS (Ketua, Sekretaris dan Bendahara) Ketua Divisi, dan para Ketua Bagian yang didampingi sekretaris masing-masing bagian. “Suasana kebersamaan nampak terlihat, antar pengurus terlihat saling berbagi informasi, dan solusi dalam penyelesaian persoalan-persoalan yang ditemukan dalam keseharian berorganisasi dan mengurus anggota”, demikian diungkapkan staf Sekretaris Pesantren Ust. Agung Muttaqien.
Seusai acara pembukaan, Kiyai Adrian didampingi Direktur II Bidang Pengasuhan Putra Ust. M. Rosyidi dan Kabag. BPDS putra Ust. Nurbani juga terlihat bercakap-cakap dengan sejumlah dewan guru pontren Daarul Ahsan membicarakan persoalan sehari-hari di pesantren.
Pada pukul 14.30 seusai santap siang dan acara penutupan, rombongan pun berpamitan kepada pemimpin pondok untuk kembali ke Pontren Daarul Ahsan. “Alhamdulillah, agenda kunjungan berjalan lancar, anak-anak kita juga banyak belajar dari pengurus IP3DA”, ujar Ketua Bagian Pengasuhan Ust. Nurbani Yusuf sesaat setelah pengelepasan rombongan.
Dalam kesempatan yang berbeda, di hadapan pengurus Sekretariat Pesantren Kiyai Adrian mengungkapkan bahwa kunjungan tamu pesantren menandakan adanya kepercayaan, kepercayaan adalah amanah yang harus dijaga dan diwujudkan, untuk itu beliau meminta untuk meningkatkan kinerja organisasi dan kualitas sistem pondok pesantren, agar pontren La Tansa berbagi pengalaman dengan pondok pesantren lain. “Tpi jangan lupa kita juga harus belajar dari pondok pesantren lain, sehingga sama-sama belajar dan berkembang”, ungkapnya.
Januari 2012 Cukup Padat Kegiatan
Informasi yang kami peroleh dari Ketua Sekretariat Pesantren Ust. Irman Sulaiman Fauzi, di bulan Januari s.d. Februari 2012 ini terdapat 7 agenda kunjungan. “5 Januari ada kunjungan dari Dandim Lebak untuk memberikan penyuluhan tentang wawasan kebangsaan, 9 Januari roadshow alumni La Tansa yang kuliah di ITB, 13-14 Januari kemarin pontren daarul Ahsan, dan hari ini (16/01/2012) ada kunjungan alumni kita yang alumni La Tansa yang mendapatkan Beasiswa Program PBSB (Program Beasiswa Santri Berprestasi untuk mengadakan pertemuan dengan pemimpin pondok, Kepala SMA dan santri kelas 6”, paparnya. “InsyaAllah masih ada kedatangan tamu lainnya; di 22 sampai dengan 28 Januari akan ada kunjungan dari pontren Daarul Uluum, Nagrak, Sukraja, Bogor. Di tanggal 28 ada juga kunjungan Organisasi Santri Tarbiyatul Mu’alimin Al-Islamiyah (OSTI) Putra dan Putri, Ponpes Daar Et-Taqwa, Serang, dan awalnya pada tanggal 28 juga ada kunjungan dari Jakarta Islamic School, Pondok Karya Pembangunan, (PKP) Jakarta, namun mengingat padatnya jadwal sehingga dialihkan ke tangal 6 Februari”, urainya kembali.
Menurut Staf Bidang Kepondokan Sekretariat Pesantren Ust. Cengceng Mubarok, selain agenda penerimaan tamu, di bulan Januari ini pondok pesantren La Tansa juga memiliki beberapa kegiatan yang di antaranya sudah berlangsung adalah MG Show, LEC 2012, penobatan Juara Pondok, dan Nihai Show putra dan putri. Selain itu imbuhnya, masih di bulan Januari juga insyaAllah akan berlangsung Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Language Celebration, dan Pelangi. JRD.

