| The 11th International Robot Olympiad 2009 |
|
|
|
|
La Tansa-Selasa (15/12) Tim Robotik La Tansa resmi dilepas oleh Bapak Pemimpin Pondok dan segenap Sekembalinya dari Korea Selatan pada hari Selasa (22/12), kami mewawancarai tim dan Ust. Agus untuk menceritakan berbagai kesan dan pelajaran berharga yang mereka dapatkan dari even yang bertemakan”Mission to Mars” ini.
Putra Purnam
“Even ini bertujuan untuk melatih dan mengembangkan kreativitas para siswa dalam menciptakan robot yang akan berperan dalam membantu berbagai aktifitas manusia di masa yang akan datang”, demikian sebagaimana disampaikan Ust. Agus Suparlan, mengutip pernyataan President IROC Jong Hwan Kim.
Olimpade yang pertama kali digelar tahun 1999 ini terdiri dari beberapa kategori perlombaan : 1. Line Tracer 2. Maze Solving Cart Rolling Ball 3. Prison Break 4. Transporter 5. Dancing Robot 6. Creative Dari sekian kategori yang ada Tim Robotik La Tansa mengikuti lomba dengan kategori “Maze Solving Cart Rolling Ball” . Saat diminta untuk menerangkan bagaimana aturan main jenis “Maze Solving Cart Rolling Ball” ini. Lou Ay, Waildan dan Alam dengan lancar memberikan keterangan detail, hafal di luar kepala.
“Dalam kategori ini robot disetting untuk memiliki kemampuan membawa bola-bola besi sebagai beban sebanyak 30 bola. Yang terdiri dari 20 bola besar dan 10 bola kecil. Peserta diberi waktu 2 jam untuk sesi installing (perakitan), programming (pemograman) dan training (percobaan)”, ungkap Lou Ay menjelaskan.
Setelah itu, robot diperintahkan untuk membawa bola-bola tersebut dari garis Start sampai garis Finish dengan trek yang telah ditentukan oleh panitia. Robot ini terdiri dari beberapa bagian yaitu, robot, loader dan cart”, imbuh Wildan.
“Bola-bola besar itu diletakkan di atas loader yang besarnya lebih besar daripada robot, sedangkan bola-bola kecil diletakkan di atas cart yang besarnya lebih kecil daripada robot (besarnya loader dan cart berdasarkan aturan baku), kemudian loader dan cart ini di ukur kemiringannya dimana aturan kemiringannya maksimal 3 derajat. Apabila kemringan loader dan cart melebihi batas yang ketentuan maka, peserta akan didiskualifikasi dan tidak dapat mengikuti sesi berikutnya”, tambah Alam melengkapi.
Pada kesempatan kali pertamanya ini, Tim Robotik La Tansa belum meraih posisi sebagai juara namun dapat mengikuti
“Namun, alhamdulillah anak-anak kita tetap memiliki pengalaman berharga, mereka berpengalaman bagaimana berbaur dengan orang-orang yang memiliki latar belakang kultur, etnis dan agama dalam lintas negara”, syukur Ust. Agus.
“Kita juga harus bersyukur bahwa anak-anak kita bisa mengikuti kegaiatan ini dengan baik, tetap menjaga nama baik lembaga dan negara, serta banyak mendapatkan pelajaran berharga. Satu hal lagi, bahwa ini merupakan investasi jam terbang yang menjadi starting yang baik untuk pengembangan potensi mereka dan memberikan pelajaran berharga bahwa santri bisa berkiprah secara aktif dalam ajang internasional”, demikian diungkapkan K.H. Adrian Mafatihullah Kariem saat menerima kunjungan tim di kediaman beliau. “Terus maju dan berkarya Tim Robotik La Tansa, dan seluruh santri La Tansa, semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan ridla-Nya kepada kita semua”, demikian closing statement Ust. Agus saat kami wawancarai. Amin. [jrd]
|
Berita La Tansa
La Tansa Login
Statistik Pengunjung






![]() | Hari ini | 97 |
![]() | Kemarin | 271 |
![]() | Minggu ini | 927 |
![]() | Minggu lalu | 2178 |
![]() | Bulan ini | 2392 |
![]() | Bulaln lalu | 8134 |
![]() | All | 56438 |
Your IP: 38.107.191.100
,
Today: Sep 09, 2010















Comments
hebat truz...majhu,,,yupz,,, ,
klo bza di putri"a jhugha dunk,,,diadainn ,,,robotik"a,,,,
spuya sEimbANg ANtArA putRa N putRi"a dunk,,,
SALAM ROBOTIKA
adain robotik wat putrinya donk,!!
thanks..
RSS feed for comments to this post.