| La Tansa Terpilih Sebagai Percontohan Pesantren se-Indonesia |
|
|
|
|
Acara tingkat nasional yang terselenggara atas kerja dua kementrian tersebut, dibuka oleh dirjen Mandikdasmen di Hotel Grand Syahid pada Senin malam (5/4) kemarin kemdian dilanjutkan dengan workshop di Hotel Acacia Kramat Raya Jakarta. Workshop yang akan berakhir pada hari Jum’at (9/4) ini mengundang empat orang utusan dari 136 pesantren dari setiap provinsi di Tanah Air. Kehadiran La Tansa pada pertemuan tersebut sebagai pesantren yang telah lama mengembangkan program pendidikan SMP berbasis pesantren dalam proses pendidikan dan pengajarannya. Ini berdasarkan pada tiga kategori: pesantren yang sudah lama, sedang, dan akan segera mengembangkan program SMP berbasis pesantren. Dalam perhelatan nasional ini La Tansa menghadirkan empat orang ustadz; Ust. Apip Radiawan (Kepala SMP), Ust. Tamrin (Wakasek Bidang Kurikulum), Ust. Nurbani Yusuf (mewakili pengasuh pesantren), dan Ust. Ade (kepala TU SMP) Sebagai bentuk apresiasi, penyelenggara merekomendasikan SMP Pesantren La Tansa untuk menjelaskan profil pendidikannya di hadapan peserta dan nara sumber terkait dengan manajemen pendidikan, disain kurikulum dan lain-lain. Semakin menarik, presentasi yang disampaikan oleh kepsek, Ust. Apip Radiawan, menampilkan video kegiatan rutin santri dari waktu bangun pagi sampai tidur kembali. “Alhamdulillah respon para hadirin sangat baik”, ungkap Ust. Apip melalui pesan singkat. Penghargaan diberikan juga kepada SMP Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya Jawa Timur yang menurut beberapa sumber, konsentrasi pendidikannya ada pada program peningkatan potensi santri-santrinya di bidang Eksakta atau ilmu-ilmu pasti. Adapun SMP La Tansa penekanannya lebih pada pengembangan minat dan bakat santri di bidang ekstrakurikuler yang sangat beragam. Bidang-bidang lainnya seperti, sains dan keilmuan pesantren tidak lepas dari perhatiannya untuk lebih berkualitas terbukti dari beberapa raihan prestasi santri-santri La Tansa, baik kompetisi tingkat Kabupaten maupun Provinsi, dan partisipasinya di tingkat nasional. Sejatinya, kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian program pemberdayaan SMP berbasis pesantren Mei 2009 lalu yang bertujuan untuk memperjelas arah dari sistem SMP berbasis pesantren, mendukung program pendidikan 9 tahun, dan menggalakan pendidikan karakter berlandaskan pada nilai-nilai Islam. Setelah tiga tahun berjalan, menurut dirjen Mandikdasmen, sebagaimana dilansir www.diknas.go.id, workshop ini adalah bagian dari proses evaluasi terhadap pendidikan SMP berbasis pesantren mengingat saat ini pemerintah telah menetapkan era kualitas. Kalau dilihat dari sejarah pendirinnya, Ponpes La Tansa sebenarnya telah menggunakan sistem SMP dan SMA sebagai pendidikan formal sejak tahun 1990 di mana kebanyakan pesantren pada waktu itu kurang berminat untuk melakukannya. ‘Keberanian’ bapak pendiri, KH. Drs. Ahmad Rifa’i Arif (alm), untuk bergabung dengan Depdikbud (sekarang Kemdiknas) membawa La Tansa sebagai satu di antara sangat sedikit pesantren yang memiliki disain kurikulum yang unik dan integratif (perpaduan ilmu-ilmu pesantren dan umum). Dari sini sangat nampak, pemikiran almarhum saat itu melampau jamannya dan sejalan dengan visi pendidikan Islam yang menghajatkan manusia-manusia muslim yang kontibusinya mampu dirasakan dalam kehidupan di dunia menuju kehidupan akhirat kelak. Sudah barang tentu, kepercayaan yang diberikan oleh kedua kementrian tersebut tidak membuat La Tansa puas dan berbangga diri. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan dan selalu berusaha melakukan berbagai peningkatan pada setiap bidang. Dan yang lebih penting adalah konsistensi pada jalur pendidikan Islam yang mengedepankan keparipurnaan adab dan akhlaqul-karimah.[ir]
|
Berita La Tansa
La Tansa Login
Statistik Pengunjung






![]() | Hari ini | 67 |
![]() | Kemarin | 321 |
![]() | Minggu ini | 67 |
![]() | Minggu lalu | 2178 |
![]() | Bulan ini | 1532 |
![]() | Bulaln lalu | 8134 |
![]() | All | 55578 |
Your IP: 38.107.191.104
,
Today: Sep 06, 2010



JAKARTA - Di usianya yang ke-20, Pondok Pesantren La Tansa semakin terampil dalam meraih penghargaan di dunia pendidikan. Baru-baru ini, Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementrian Pendidikan Nasional (Mandikdasmen Kemdiknas) dan Dirjen Pendidikan Islam Kementrian Agama (Pendis Kemenag) menobatkan SMP La Tansa sebagai percontohan bagi pesantren peserta Workshop Evaluasi dan Pengembangan Sekolah Menengah Pertama (SMP) berbasis Pesantren seluruh Indonesia. 






Comments
#13 Juredi dan #14 Santri La Tansa :
kalo comment Saya (#11 obibo berisi keheranan/ kok bisa ya..?)..
dianggap menjelekkan latansa...dibulan ramadan ini SAYA MENGAJUKAN PERMOHONAN MA'AF....(jati diri saya bisa dilacak via IP address).
smoga majunya La-tansa lebih pesat dari yang kita bayangkan,,,ami en,,,,!!!!
wassalam,,,,,1746,,,,2010.
Sdr Obibo yang Baik.
Sbnarnya saya tdk berkeras hati utk mengomentari 'keluhan' anda. Tapi ya sdh, skadar menggugurkan kewajiban saya, sbg santri yg pernah tinggl lama di La Tansa.
Dari struktur bahasa dan redaksi yang anda tulis sangat mudah untuk saya estimasikan terkait dengan kondisi mental dan psikologi serta kualitas spiritual anda yang sdg terusik oleh problem pembacaan parsial anda ttg La Tansa.
Akibatnya, tulisan yg sbg produk "alam pikiran yg terganggu" itu blm bisa dikategorikan "dapat dipahami oleh manusia yg berakal dan beretika".
Selain tidak ilmiah, sosok yg bersembunyi dbalik nama OBIBO ini kurang percaya diri dengan jati diri yg seharusnya.
Terimakasih.
Wassalam
Dear admin: Untuk menghindari fitnah dan provokasi, lbh baik komentar2 seperti ini dielminir saja. Tapi ttp ruang aspirasi disediakn. Jazakumullah
Prtma saya ingin menjawab prtnyaan Sadri Bo 'Kok bisa?" saya jawab "BISA"!
Jika yg Sdri Bo kthui adlh bhw guru2 La Tansa hnya lulusan SMA, berarti itu menambah kekaguman; subhanallah!!! Krna guru2 alumni SMA bisa 'mengalahkan' guru yg brltarblkang pdidkan S-1 bhkan S-2.
Tapi apakah faktanya sprti itu? Silahkan Sdri dtg ke Sekretariat Pesantren, saya siap mengentaskan Anda dri kesesatan persepsi yg merugikan hati Anda ini, Forum web ini sgt terbatas.
Jika saudara Idrus pun mau silahkan, saya memaklumni Anda, comment Anda hnylah turunan dri comnt Sdri Bo hanya pesan saya bahwa La Tansa sbg lmbaga pendidikan formal terikat dg Sisdiknas yg tlh drumuskan oleh pmrintah dn BSNP.
Untk mraih anugerah Allah ini kmi bkrj keras. Kmi mmiliki manajemen SDM guru yg unik, kmi pny sistem pembrdayaan guru2, dst...dst...
Trmksh wassalam.
cuman lulusan SMU latansa...yg dikaryakan..di Latansa...
Tapi....
Selamat dan Sukses deh... Lembaga pendidikan yang "profit oriented" memang seharusnya seperti ini... mutu Siswa didiknya terus di tinggkatkan
jd pengen mondok lagi, pengen ngerasain latansa yg sekarang, yg sudah berkembang begitu pesatnya!!
semoga allah memberikan yg terbaik untuk latansa..amin..
6 tahun saya bernaung disini.
Terimakasih Ustadz ustadzah, ilmu kehidupan yang Engkau beri insyaAllah mematangkan diri ini untuk bersaing dalam segala hal, mohon do'a anak-anakmu yang sedang berjuang melanjutkan kehidupan diluar sini...
La Tansa harus terus maju. Amiin...
RSS feed for comments to this post.